• #soraksoraifest2 #nadarasacahaya #konser
    #soraksoraifest2 #nadarasacahaya #konser
    WWW.INSTAGRAM.COM
    SORAK SORAI FEST'25 / SSF 🎆 on Instagram: "🎉 SORAK SORAI FEST PART 2 — RESMI DIMULAI! Tiga hari penuh Nada, Rasa, Cahaya siap nemenin kamu menyambut Tahun Baru 2026 di Istana Anak, TMII! Line-up lengkap, tiket Early Bird, dan poster resmi—semuanya ada di disini! 👇✨ Dari Slank, Barasuara, Vierratale, Tipe-X, NDX AKA, Souljah, Orkes Nunung CS, The Soulful, dan banyak lagi—siap bikin tiga hari kamu penuh euforia! Tinggal pilih kamu mau ngegas di Day 1, Day 2, or Day 3! 🔥 🎟️ EARLY BIRD SUDAH DIBUKA! Mulai dari RP 52.500 nett via TipTip website menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Atau RP 59.500 nett via website www.soraksoraifest.com dengan pembayaran QRIS. ⚠️ Harga sudah termasuk tiket masuk TMII! ⏳ Periode Early Bird: 03–10 Desember 2025 🎫 Kuota sangat terbatas — siapa cepat, dia dapat! 🌟 SEE YOU AT ISTANA ANAK, TMII! 31 Des 2025 – 2 Jan 2026 Ajak keluarga, pasangan, bestie, atau satu geng kamu — kita sambut tahun baru bareng-bareng di Sorak Sorai Fest Part 2! 💥🎉 #SorakSoraiFest2025 #SSFPart2 #NadaRasaCahaya #BankRaya #DebitVisa #TipTip #GebyarKomunikasi #Artek #SSF #TMII #TahunBaru #NewYear #Jakarta #Soraksoraifest @bankraya @tmiiofficial @gebyarkomunikasi @artekgroupid @tiptipid"
    3,003 likes, 289 comments - soraksoraifest on December 2, 2025: "🎉 SORAK SORAI FEST PART 2 — RESMI DIMULAI! Tiga hari penuh Nada, Rasa, Cahaya siap nemenin kamu menyambut Tahun Baru 2026 di Istana Anak, TMII! Line-up lengkap, tiket Early Bird, dan poster resmi—semuanya ada di disini! 👇✨ Dari Slank, Barasuara, Vierratale, Tipe-X, NDX AKA, Souljah, Orkes Nunung CS, The Soulful, dan banyak lagi—siap bikin tiga hari kamu penuh euforia! Tinggal pilih kamu mau ngegas di Day 1, Day 2, or Day 3! 🔥 🎟️ EARLY BIRD SUDAH DIBUKA! Mulai dari RP 52.500 nett via TipTip website menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Atau RP 59.500 nett via website www.soraksoraifest.com dengan pembayaran QRIS. ⚠️ Harga sudah termasuk tiket masuk TMII! ⏳ Periode Early Bird: 03–10 Desember 2025 🎫 Kuota sangat terbatas — siapa cepat, dia dapat! 🌟 SEE YOU AT ISTANA ANAK, TMII! 31 Des 2025 – 2 Jan 2026 Ajak keluarga, pasangan, bestie, atau satu geng kamu — kita sambut tahun baru bareng-bareng di Sorak Sorai Fest Part 2! 💥🎉 #SorakSoraiFest2025 #SSFPart2 #NadaRasaCahaya #BankRaya #DebitVisa #TipTip #GebyarKomunikasi #Artek #SSF #TMII #TahunBaru #NewYear #Jakarta #Soraksoraifest @bankraya @tmiiofficial @gebyarkomunikasi @artekgroupid @tiptipid".
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 405 Views
  • - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4]
    - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5]

    Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas
    - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1]
    - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6]

    Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan
    Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4]
    - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4]

    ---

    sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia:

    Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1]

    Awal dan akar punk di Indonesia
    - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock…
    Kutipan:
    1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com
    2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com
    3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com
    4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com
    5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com
    6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4] - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5] 🛠️ Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1] - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6] 📌 Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4] - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4] --- sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia: Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1] 🎯 Awal dan akar punk di Indonesia - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock… Kutipan: 1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com 2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com 3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com 4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com 5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com 6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 903 Views
  • Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja.

    Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel.

    Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi.

    Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja. Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel. Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi. Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 683 Views
  • Straight edge lahir dari jantung skena hardcore punk Washington D.C. awal 1980-an. Saat mayoritas punk identik dengan pesta dan kehancuran diri, band Minor Threat malah meneriakkan kebalikan: hidup tanpa alkohol, narkoba, rokok, dan seks bebas. Lagu mereka berjudul "Straight Edge" jadi manifesto tak resmi gerakan ini. Bagi banyak anak muda, ini bukan cuma gaya hidup, tapi bentuk perlawanan terhadap budaya konsumtif dan autodestruktif.

    Gerakan ini berkembang cepat, terutama lewat band-band seperti Youth of Today, Gorilla Biscuits, dan Judge di era 1980-an New York hardcore. Muncul pula varian lebih militan seperti hardline dan vegan straight edge di 90-an. Meski kadang kontroversial karena sikap keras, straight edge tetap jadi bagian penting sejarah punk: bukti bahwa pemberontakan bisa juga berbentuk kontrol diri, bukan kekacauan.

    Album penting:
    - Minor Threat EP – Minor Threat
    - Break Down the Walls – Youth of Today
    - We're Not in This Alone – Youth of Today
    - Bringin' It Down – Judge

    Sumber valid:
    - "American Hardcore" – Steven Blush
    - PunkNews.org
    - LouderSound.com
    - Documentary "Salad Days" (2014)
    Straight edge lahir dari jantung skena hardcore punk Washington D.C. awal 1980-an. Saat mayoritas punk identik dengan pesta dan kehancuran diri, band Minor Threat malah meneriakkan kebalikan: hidup tanpa alkohol, narkoba, rokok, dan seks bebas. Lagu mereka berjudul "Straight Edge" jadi manifesto tak resmi gerakan ini. Bagi banyak anak muda, ini bukan cuma gaya hidup, tapi bentuk perlawanan terhadap budaya konsumtif dan autodestruktif. Gerakan ini berkembang cepat, terutama lewat band-band seperti Youth of Today, Gorilla Biscuits, dan Judge di era 1980-an New York hardcore. Muncul pula varian lebih militan seperti hardline dan vegan straight edge di 90-an. Meski kadang kontroversial karena sikap keras, straight edge tetap jadi bagian penting sejarah punk: bukti bahwa pemberontakan bisa juga berbentuk kontrol diri, bukan kekacauan. Album penting: - Minor Threat EP – Minor Threat - Break Down the Walls – Youth of Today - We're Not in This Alone – Youth of Today - Bringin' It Down – Judge Sumber valid: - "American Hardcore" – Steven Blush - PunkNews.org - LouderSound.com - Documentary "Salad Days" (2014)
    Like
    Wow
    2
    0 Comments 0 Shares 272 Views
  • #soraksoraifest #ssf2025 #konsermusikakhirtahun
    #soraksoraifest #ssf2025 #konsermusikakhirtahun
    WWW.INSTAGRAM.COM
    SORAK SORAI FEST'25 / SSF 🎆 on Instagram: "🎉 SORAK SORAI FEST PART 2 — RESMI DIMULAI! Tiga hari penuh Nada, Rasa, Cahaya siap nemenin kamu menyambut Tahun Baru 2026 di Istana Anak, TMII! Line-up lengkap, tiket Early Bird, dan poster resmi—semuanya ada di disini! 👇✨ Dari Slank, Barasuara, Vierratale, Tipe-X, NDX AKA, Souljah, Orkes Nunung CS, The Soulful, dan banyak lagi—siap bikin tiga hari kamu penuh euforia! Tinggal pilih kamu mau ngegas di Day 1, Day 2, or Day 3! 🔥 🎟️ EARLY BIRD SUDAH DIBUKA! Mulai dari RP 52.500 nett via TipTip website menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Atau RP 59.500 nett via website www.soraksoraifest.com dengan pembayaran QRIS. ⚠️ Harga sudah termasuk tiket masuk TMII! ⏳ Periode Early Bird: 03–10 Desember 2025 🎫 Kuota sangat terbatas — siapa cepat, dia dapat! 🌟 SEE YOU AT ISTANA ANAK, TMII! 31 Des 2025 – 2 Jan 2026 Ajak keluarga, pasangan, bestie, atau satu geng kamu — kita sambut tahun baru bareng-bareng di Sorak Sorai Fest Part 2! 💥🎉 #SorakSoraiFest2025 #SSFPart2 #NadaRasaCahaya #BankRaya #DebitVisa #TipTip #GebyarKomunikasi #Artek #SSF #TMII #TahunBaru #NewYear #Jakarta #Soraksoraifest @bankraya @tmiiofficial @gebyarkomunikasi @artekgroupid @tiptipid"
    2,742 likes, 250 comments - soraksoraifest on December 2, 2025: "🎉 SORAK SORAI FEST PART 2 — RESMI DIMULAI! Tiga hari penuh Nada, Rasa, Cahaya siap nemenin kamu menyambut Tahun Baru 2026 di Istana Anak, TMII! Line-up lengkap, tiket Early Bird, dan poster resmi—semuanya ada di disini! 👇✨ Dari Slank, Barasuara, Vierratale, Tipe-X, NDX AKA, Souljah, Orkes Nunung CS, The Soulful, dan banyak lagi—siap bikin tiga hari kamu penuh euforia! Tinggal pilih kamu mau ngegas di Day 1, Day 2, or Day 3! 🔥 🎟️ EARLY BIRD SUDAH DIBUKA! Mulai dari RP 52.500 nett via TipTip website menggunakan Kartu Digital Debit Visa Bank Raya. Atau RP 59.500 nett via website www.soraksoraifest.com dengan pembayaran QRIS. ⚠️ Harga sudah termasuk tiket masuk TMII! ⏳ Periode Early Bird: 03–10 Desember 2025 🎫 Kuota sangat terbatas — siapa cepat, dia dapat! 🌟 SEE YOU AT ISTANA ANAK, TMII! 31 Des 2025 – 2 Jan 2026 Ajak keluarga, pasangan, bestie, atau satu geng kamu — kita sambut tahun baru bareng-bareng di Sorak Sorai Fest Part 2! 💥🎉 #SorakSoraiFest2025 #SSFPart2 #NadaRasaCahaya #BankRaya #DebitVisa #TipTip #GebyarKomunikasi #Artek #SSF #TMII #TahunBaru #NewYear #Jakarta #Soraksoraifest @bankraya @tmiiofficial @gebyarkomunikasi @artekgroupid @tiptipid".
    Yay
    1
    1 Comments 1 Shares 361 Views
  • #deadsquad #dortmund #deathfest
    #deadsquad #dortmund #deathfest
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 494 Views
  • #downloadfestival #uk #metalfest
    #downloadfestival #uk #metalfest
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 130 Views
  • #hellfest2026 #talesfromthepit #france
    #hellfest2026 #talesfromthepit #france
    0 Comments 0 Shares 109 Views
  • #biggestrockandmetalfest #intheworld
    #biggestrockandmetalfest #intheworld
    WWW.THEMETALVERSE.NET
    What are the Biggest Rock and Metal Festivals in the World?
    Here are the 20 biggest annual rock and metal festivals in the world in order of attendance.
    Like
    1
    0 Comments 0 Shares 232 Views
  • "Parenting-Friendly Tour": Rocker Juga Punya Bayi*

    Milenial yang dulu anak punk sekarang sudah jadi bapak-bapak. Musisi wanita juga tidak mau memilih antara karir atau anak. Tren 2026 adalah infrastruktur tur yang ramah keluarga.

    Festival musik besar mulai menyediakan area Daycare (penitipan anak) di backstage maupun untuk penonton. Bus tur dimodifikasi agar ada ruang tidur bayi. Manajemen artis yang progresif mengalokasikan anggaran untuk nanny (pengasuh) selama tur berjalan. Industri musik akhirnya mengakui bahwa musisi adalah manusia dewasa yang bereproduksi, bukan remaja abadi.
    "Parenting-Friendly Tour": Rocker Juga Punya Bayi* Milenial yang dulu anak punk sekarang sudah jadi bapak-bapak. Musisi wanita juga tidak mau memilih antara karir atau anak. Tren 2026 adalah infrastruktur tur yang ramah keluarga. Festival musik besar mulai menyediakan area Daycare (penitipan anak) di backstage maupun untuk penonton. Bus tur dimodifikasi agar ada ruang tidur bayi. Manajemen artis yang progresif mengalokasikan anggaran untuk nanny (pengasuh) selama tur berjalan. Industri musik akhirnya mengakui bahwa musisi adalah manusia dewasa yang bereproduksi, bukan remaja abadi.
    0 Comments 0 Shares 116 Views
  • #jakartaslamfest #metalconcert #nvrmnd
    #jakartaslamfest #metalconcert #nvrmnd
    WWW.INSTAGRAM.COM
    INDONESIAN DEATH METAL on Instagram: "Comming Soon @nvrmnd_id Present : '' JAKARTA SLAMFEST '' on Years 2026 @New Kaliber Night Club Kota Tua Jakarta More Info : 0877.7678.5868 #JAKARTASLAMFEST #JAKSLAM #JSF #NEVERMIND"
    Discover the excitement of Jakarta Slamfest 2026, a premier music festival in Jakarta, Indonesia. This event is hosted by @nvrmnd_id at the iconic New Kaliber Night Club Kota Tua Jakarta. With a lineup of talented artists and a unique cultural experience, this is an event not to be missed. Get your tickets now by calling 0877.7678.5868 and be a part of Jakarta's vibrant nightlife.
    0 Comments 0 Shares 268 Views
  • #javajazzfestival2026 #javajazz #jazz
    #javajazzfestival2026 #javajazz #jazz
    Java Jazz Festival 2026 - The Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) is a premier, multi-day music festival held annually in Jakarta, Indonesia, showcasing a wide array of jazz styles from traditional to contemporary, alongside other music genres The largest jazz festival in Indonesia, May 29–31 2026 at NICE PIK2. Lineup, tickets, schedule, and more
    0 Comments 0 Shares 114 Views
More Results
MusiXzen https://musixzen.com