Kejenuhan Festival dan Bangkitnya "Tur Intim"*
Industri festival musik di Indonesia sedang mengalami koreksi pasar yang brutal. Di tahun 2025, terlalu banyak festival batal, tiket mahal, dan lineup yang itu-itu saja (daur ulang). Penonton muntah.
Prediksi untuk 2026: Band dan promotor cerdas akan beralih ke model "Micro-Touring". Daripada main di satu panggung besar festival dengan bayaran telat, mereka membuat tur mandiri di 5 kota kecil dengan kapasitas venue 300-500 orang, tapi tiketnya sold out dan pembayarannya tunai. Laporan APMI mengindikasikan pergeseran minat penonton ke gigs yang lebih intim dan eksklusif. Bisnis live music di 2026 adalah tentang experience, bukan scale. Lebih baik main di gudang penuh sesak yang energinya meledak, daripada main di lapangan bola yang setengah kosong.
Industri festival musik di Indonesia sedang mengalami koreksi pasar yang brutal. Di tahun 2025, terlalu banyak festival batal, tiket mahal, dan lineup yang itu-itu saja (daur ulang). Penonton muntah.
Prediksi untuk 2026: Band dan promotor cerdas akan beralih ke model "Micro-Touring". Daripada main di satu panggung besar festival dengan bayaran telat, mereka membuat tur mandiri di 5 kota kecil dengan kapasitas venue 300-500 orang, tapi tiketnya sold out dan pembayarannya tunai. Laporan APMI mengindikasikan pergeseran minat penonton ke gigs yang lebih intim dan eksklusif. Bisnis live music di 2026 adalah tentang experience, bukan scale. Lebih baik main di gudang penuh sesak yang energinya meledak, daripada main di lapangan bola yang setengah kosong.
Kejenuhan Festival dan Bangkitnya "Tur Intim"*
Industri festival musik di Indonesia sedang mengalami koreksi pasar yang brutal. Di tahun 2025, terlalu banyak festival batal, tiket mahal, dan lineup yang itu-itu saja (daur ulang). Penonton muntah.
Prediksi untuk 2026: Band dan promotor cerdas akan beralih ke model "Micro-Touring". Daripada main di satu panggung besar festival dengan bayaran telat, mereka membuat tur mandiri di 5 kota kecil dengan kapasitas venue 300-500 orang, tapi tiketnya sold out dan pembayarannya tunai. Laporan APMI mengindikasikan pergeseran minat penonton ke gigs yang lebih intim dan eksklusif. Bisnis live music di 2026 adalah tentang experience, bukan scale. Lebih baik main di gudang penuh sesak yang energinya meledak, daripada main di lapangan bola yang setengah kosong.
0 Σχόλια
0 Μοιράστηκε
424 Views