Vinyl Itu Mahal, Kaset Itu Ribet: Kembalinya CD?*
Ini terdengar konyol, tapi dengarkan saya. Vinyl di 2026 harganya sudah tidak masuk akal karena bahan baku minyak bumi dan antrian pabrik global. Kaset pita? Kualitas audionya buruk dan player-nya susah dicari yang bagus.
Di akhir 2025, kita mulai melihat Compact Disc (CD) menjadi primadona lagi bagi Gen Z. Bentuknya fisik, bisa dikoleksi, ada booklet foto, kualitas audio digital murni (uncompressed), dan yang terpenting: murah diproduksi. Band-band shoegaze dan alt-rock lokal mulai mencetak CD dengan kemasan digipak yang artistik. CD adalah jalan tengah yang sempurna antara hasrat mengoleksi fisik dan dompet yang tipis. Tren siklus 20 tahunan itu nyata, dan 2026 adalah tahunnya kebangkitan CD player portabel yang estetik.
Ini terdengar konyol, tapi dengarkan saya. Vinyl di 2026 harganya sudah tidak masuk akal karena bahan baku minyak bumi dan antrian pabrik global. Kaset pita? Kualitas audionya buruk dan player-nya susah dicari yang bagus.
Di akhir 2025, kita mulai melihat Compact Disc (CD) menjadi primadona lagi bagi Gen Z. Bentuknya fisik, bisa dikoleksi, ada booklet foto, kualitas audio digital murni (uncompressed), dan yang terpenting: murah diproduksi. Band-band shoegaze dan alt-rock lokal mulai mencetak CD dengan kemasan digipak yang artistik. CD adalah jalan tengah yang sempurna antara hasrat mengoleksi fisik dan dompet yang tipis. Tren siklus 20 tahunan itu nyata, dan 2026 adalah tahunnya kebangkitan CD player portabel yang estetik.
Vinyl Itu Mahal, Kaset Itu Ribet: Kembalinya CD?*
Ini terdengar konyol, tapi dengarkan saya. Vinyl di 2026 harganya sudah tidak masuk akal karena bahan baku minyak bumi dan antrian pabrik global. Kaset pita? Kualitas audionya buruk dan player-nya susah dicari yang bagus.
Di akhir 2025, kita mulai melihat Compact Disc (CD) menjadi primadona lagi bagi Gen Z. Bentuknya fisik, bisa dikoleksi, ada booklet foto, kualitas audio digital murni (uncompressed), dan yang terpenting: murah diproduksi. Band-band shoegaze dan alt-rock lokal mulai mencetak CD dengan kemasan digipak yang artistik. CD adalah jalan tengah yang sempurna antara hasrat mengoleksi fisik dan dompet yang tipis. Tren siklus 20 tahunan itu nyata, dan 2026 adalah tahunnya kebangkitan CD player portabel yang estetik.
0 Yorumlar
0 hisse senetleri
36 Views