Musik jazz lahir di awal abad ke-20 di New Orleans, Amerika Serikat, sebagai hasil perpaduan budaya Afrika, Eropa, dan Karibia. Jazz berakar dari blues, ragtime, dan musik spiritual Afro-Amerika. Awalnya dimainkan oleh komunitas kulit hitam, jazz berkembang lewat improvisasi, swing, dan sinkopasi ritmis. Tokoh awal seperti Louis Armstrong mempopulerkannya di tahun 1920-an. Era “Swing” tahun 1930-an melibatkan band besar (big band) seperti Duke Ellington dan Count Basie. Tahun 1940-an muncullah bebop (Charlie Parker, Dizzy Gillespie), lalu gaya seperti cool jazz, modal jazz (Miles Davis), hingga fusion di tahun 1970-an. Kini jazz terus berevolusi, menggabungkan unsur elektronik, hip hop, dan musik dunia.

Sumber kredibel:
- Smithsonian Jazz (smithsonianjazz.org)
- The History of Jazz oleh Ted Gioia (buku)
- National Museum of American History archives.
Musik jazz lahir di awal abad ke-20 di New Orleans, Amerika Serikat, sebagai hasil perpaduan budaya Afrika, Eropa, dan Karibia. Jazz berakar dari blues, ragtime, dan musik spiritual Afro-Amerika. Awalnya dimainkan oleh komunitas kulit hitam, jazz berkembang lewat improvisasi, swing, dan sinkopasi ritmis. Tokoh awal seperti Louis Armstrong mempopulerkannya di tahun 1920-an. Era “Swing” tahun 1930-an melibatkan band besar (big band) seperti Duke Ellington dan Count Basie. Tahun 1940-an muncullah bebop (Charlie Parker, Dizzy Gillespie), lalu gaya seperti cool jazz, modal jazz (Miles Davis), hingga fusion di tahun 1970-an. Kini jazz terus berevolusi, menggabungkan unsur elektronik, hip hop, dan musik dunia. Sumber kredibel: - Smithsonian Jazz (smithsonianjazz.org) - The History of Jazz oleh Ted Gioia (buku) - National Museum of American History archives.
0 Comments 0 Shares 167 Views
MusiXzen https://musixzen.com