Oi! muncul di akhir 1970-an di Inggris sebagai suara marah kelas pekerja. Dipelopori oleh band seperti Cockney Rejects, Sham 69, dan The 4-Skins, Oi! memadukan semangat mentah punk dengan gaya skinhead—bukan yang rasis, tapi versi awal yang cinta musik Jamaika, sepak bola, dan solidaritas buruh. Nama "Oi!" dipopulerkan oleh jurnalis Garry Bushell, yang melihat ini sebagai “punk untuk orang biasa”, bukan punk art-school.
Musiknya keras, simpel, anthemik, dan liriknya tentang realita jalanan: kerja, minum, loyalitas, perlawanan. Meski Oi! sempat tercoreng karena disusupi kelompok sayap kanan, banyak band (seperti Angelic Upstarts & The Oppressed) justru anti-fasis dan pro-kiri.
Oi! kemudian menyebar ke seluruh dunia: Jerman, Jepang, Indonesia, AS. Band seperti Dropkick Murphys dan Booze & Glory mewarisi semangatnya hari ini.
Album penting:
- Oi! The Album (kompilasi, 1980)
- Greatest Hits Vol. 1 – Cockney Rejects
- Teenage Warning – Angelic Upstarts
- The Good, the Bad & the 4-Skins – The 4-Skins
Sumber valid:
- Garry Bushell – “Time For Action”
- BBC Docs: “Punk Britannia”
- LouderThanWar
- AllMusic
Musiknya keras, simpel, anthemik, dan liriknya tentang realita jalanan: kerja, minum, loyalitas, perlawanan. Meski Oi! sempat tercoreng karena disusupi kelompok sayap kanan, banyak band (seperti Angelic Upstarts & The Oppressed) justru anti-fasis dan pro-kiri.
Oi! kemudian menyebar ke seluruh dunia: Jerman, Jepang, Indonesia, AS. Band seperti Dropkick Murphys dan Booze & Glory mewarisi semangatnya hari ini.
Album penting:
- Oi! The Album (kompilasi, 1980)
- Greatest Hits Vol. 1 – Cockney Rejects
- Teenage Warning – Angelic Upstarts
- The Good, the Bad & the 4-Skins – The 4-Skins
Sumber valid:
- Garry Bushell – “Time For Action”
- BBC Docs: “Punk Britannia”
- LouderThanWar
- AllMusic
Oi! muncul di akhir 1970-an di Inggris sebagai suara marah kelas pekerja. Dipelopori oleh band seperti Cockney Rejects, Sham 69, dan The 4-Skins, Oi! memadukan semangat mentah punk dengan gaya skinhead—bukan yang rasis, tapi versi awal yang cinta musik Jamaika, sepak bola, dan solidaritas buruh. Nama "Oi!" dipopulerkan oleh jurnalis Garry Bushell, yang melihat ini sebagai “punk untuk orang biasa”, bukan punk art-school.
Musiknya keras, simpel, anthemik, dan liriknya tentang realita jalanan: kerja, minum, loyalitas, perlawanan. Meski Oi! sempat tercoreng karena disusupi kelompok sayap kanan, banyak band (seperti Angelic Upstarts & The Oppressed) justru anti-fasis dan pro-kiri.
Oi! kemudian menyebar ke seluruh dunia: Jerman, Jepang, Indonesia, AS. Band seperti Dropkick Murphys dan Booze & Glory mewarisi semangatnya hari ini.
Album penting:
- Oi! The Album (kompilasi, 1980)
- Greatest Hits Vol. 1 – Cockney Rejects
- Teenage Warning – Angelic Upstarts
- The Good, the Bad & the 4-Skins – The 4-Skins
Sumber valid:
- Garry Bushell – “Time For Action”
- BBC Docs: “Punk Britannia”
- LouderThanWar
- AllMusic