• Seruniaudio BIEM — Binaural In-Ear Microphones

    BIEM adalah produk unik dari Seruniaudio yang membawa konsep audio binaural 360° ke level portable dan wearable — cocok untuk kamu yang ingin merekam suara dengan sensasi nyata seperti telinga manusia mendengarnya.

    BIEM adalah mikrofon binaural yang terintegrasi dengan in-ear monitor (IEM) — artinya kamu bisa:

    Merekam suara 360° secara realistis,
    Mendengar rekaman secara langsung saat merekam,
    Menggunakan perangkat ini sebagai earphone berkualitas tinggi dan alat perekam audio profesional sekaligus.

    Audio Imersif 360° (Binaural)
    BIEM menangkap suara dari dua mikrofon yang diposisikan sedekat mungkin dengan cara kerja telinga manusia — menciptakan sensasi suara dari berbagai arah saat didengarkan lewat headphone. Ini memberikan pengalaman audio yang jauh lebih nyata dibanding stereo biasa.

    Rekam dan Monitor Sekaligus
    Kamu bisa mendengarkan suara yang direkam secara real-time melalui sistem in-ear monitor terintegrasi, tanpa perlu setup kompleks mikrofon + monitor terpisah.

    Hybrid Driver Berkualitas
    Sistem driver gabungan (dynamic + balanced armature) memberikan reproduksi suara yang jelas dan detail — baik untuk musik, ambience, maupun perekaman lapangan.

    Kabel Premium Magni C4
    Kabel bawaan dari Verus Audio memakai desain OFC tembaga murni dengan pelindung noise tinggi — membuat sinyal tetap bersih dan minim gangguan saat merekam atau mendengar audio.

    BIEM pas banget bagi:

    Content Creator / Vlogger
    rekam ambient lokasi vlog, ASMR, atau audio natural tanpa peralatan besar.
    Musisi & Sound Engineer
    untuk merekam sesi latihan, konser kecil, atau soundscape secara realistis.
    Podcaster & Field Recordist
    buat suara environment yang lebih detail dan immersif dibanding stereo biasa
    Seruniaudio BIEM — Binaural In-Ear Microphones BIEM adalah produk unik dari Seruniaudio yang membawa konsep audio binaural 360° ke level portable dan wearable — cocok untuk kamu yang ingin merekam suara dengan sensasi nyata seperti telinga manusia mendengarnya. BIEM adalah mikrofon binaural yang terintegrasi dengan in-ear monitor (IEM) — artinya kamu bisa: ✔️ Merekam suara 360° secara realistis, ✔️ Mendengar rekaman secara langsung saat merekam, ✔️ Menggunakan perangkat ini sebagai earphone berkualitas tinggi dan alat perekam audio profesional sekaligus. Audio Imersif 360° (Binaural) BIEM menangkap suara dari dua mikrofon yang diposisikan sedekat mungkin dengan cara kerja telinga manusia — menciptakan sensasi suara dari berbagai arah saat didengarkan lewat headphone. Ini memberikan pengalaman audio yang jauh lebih nyata dibanding stereo biasa. Rekam dan Monitor Sekaligus Kamu bisa mendengarkan suara yang direkam secara real-time melalui sistem in-ear monitor terintegrasi, tanpa perlu setup kompleks mikrofon + monitor terpisah. Hybrid Driver Berkualitas Sistem driver gabungan (dynamic + balanced armature) memberikan reproduksi suara yang jelas dan detail — baik untuk musik, ambience, maupun perekaman lapangan. Kabel Premium Magni C4 Kabel bawaan dari Verus Audio memakai desain OFC tembaga murni dengan pelindung noise tinggi — membuat sinyal tetap bersih dan minim gangguan saat merekam atau mendengar audio. BIEM pas banget bagi: Content Creator / Vlogger rekam ambient lokasi vlog, ASMR, atau audio natural tanpa peralatan besar. Musisi & Sound Engineer untuk merekam sesi latihan, konser kecil, atau soundscape secara realistis. Podcaster & Field Recordist buat suara environment yang lebih detail dan immersif dibanding stereo biasa
    Like
    Love
    2
    0 Комментарии 0 Поделились 409 Просмотры
  • #fastcrash #fastcrashrock #befreebeirrelevant #punkrock

    https://fastcrashrock.bandcamp.com/
    #fastcrash #fastcrashrock #befreebeirrelevant #punkrock https://fastcrashrock.bandcamp.com/
    FASTCRASHROCK.BANDCAMP.COM
    FASTCRASH
    Been around since 1998, this trio mixes a plethora of different genres into their punk rock-based music to create their sound.
    Wow
    1
    0 Комментарии 0 Поделились 309 Просмотры
  • #bestofbandcamp #bestmetal #2025
    #bestofbandcamp #bestmetal #2025
    DAILY.BANDCAMP.COM
    The Best Metal Albums of 2025
    These are the best heavy records of 2025.
    0 Комментарии 0 Поделились 332 Просмотры
  • #jasad #deathmetal #Indonesia #bandung #metal #asiatour #2026
    #jasad #deathmetal #Indonesia #bandung #metal #asiatour #2026
    WWW.INSTAGRAM.COM
    Diablo Productions on Instagram: "🇵🇭 MANILA — TICKET & VENUE INFO OUT! 🇵🇭 We are coming to Manila with @jasad_official @abaddon_incarnate_official and @devils_henchmenuk 🤘🔥 See you there. Venue: Padma Kamala, Uncle John – 3rd Floor, Philcoa, Quezon City Date: February 13th, 2026 Tickets: • Early Bird: 1800 • Presale: 2000 • Door: 2500 • Meet & Greet: 3000 Tickets available via: Black Anchor Production Facebook page https://www.facebook.com/share/16kJp6ijuH/?mibextid=wwXIfr See you all there 🤘🏻 Mocking The Wretched – Asia Tour 2026 #manilla #diabloproductionsofficial #metaltour #abaddonincarnate #devilshenchmenuk #extrememetal #jasad #brutalmetal #deathgrind #musicmarketing #artistmanagement"
    158 likes, 11 comments - diabloproductionsofficial on December 15, 2025: "🇵🇭 MANILA — TICKET & VENUE INFO OUT! 🇵🇭 We are coming to Manila with @jasad_official @abaddon_incarnate_official and @devils_henchmenuk 🤘🔥 See you there. Venue: Padma Kamala, Uncle John – 3rd Floor, Philcoa, Quezon City Date: February 13th, 2026 Tickets: • Early Bird: 1800 • Presale: 2000 • Door: 2500 • Meet & Greet: 3000 Tickets available via: Black Anchor Production Facebook page https://www.facebook.com/share/16kJp6ijuH/?mibextid=wwXIfr See you all there 🤘🏻 Mocking The Wretched – Asia Tour 2026 #manilla #diabloproductionsofficial #metaltour #abaddonincarnate #devilshenchmenuk #extrememetal #jasad #brutalmetal #deathgrind #musicmarketing #artistmanagement".
    0 Комментарии 0 Поделились 525 Просмотры
  • #news #sonymusicIndonesia #soloisbandduo
    #news #sonymusicIndonesia #soloisbandduo
    0 Комментарии 0 Поделились 380 Просмотры
  • #magnesence #band #poprock #kmfui27tahun #kmfalumni
    #magnesence #band #poprock #kmfui27tahun #kmfalumni
    0 Комментарии 0 Поделились 439 Просмотры
  • - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4]
    - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5]

    Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas
    - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1]
    - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6]

    Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan
    Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4]
    - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4]

    ---

    sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia:

    Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1]

    Awal dan akar punk di Indonesia
    - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock…
    Kutipan:
    1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com
    2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com
    3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com
    4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com
    5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com
    6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4] - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5] 🛠️ Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1] - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6] 📌 Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4] - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4] --- sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia: Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1] 🎯 Awal dan akar punk di Indonesia - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock… Kutipan: 1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com 2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com 3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com 4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com 5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com 6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    Like
    1
    0 Комментарии 0 Поделились 909 Просмотры
  • Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja.

    Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel.

    Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi.

    Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja. Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel. Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi. Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Like
    1
    0 Комментарии 0 Поделились 695 Просмотры
  • Emo punk lahir di pertengahan 1980-an dari rahim hardcore punk Washington D.C. Band seperti Rites of Spring dan Embrace (proyek Ian MacKaye pasca-Minor Threat) mulai memasukkan emosi personal, lirik introspektif, dan dinamika musik yang lebih ekspresif ke dalam hardcore. Ini dikenal sebagai "emocore", meski banyak pelopornya justru menolak label itu.

    Masuk 1990-an, emo berevolusi jadi lebih melodius lewat band seperti Sunny Day Real Estate, Jawbreaker, dan Texas Is the Reason. Lalu di awal 2000-an, emo meledak ke arus utama dengan band seperti My Chemical Romance, Dashboard Confessional, dan Fall Out Boy, memadukan estetika punk dengan pengaruh pop, post-hardcore, dan fashion gelap-melodramatis.

    Meski sering disalahpahami sebagai gaya rambut atau tren remaja, emo punk sejatinya adalah lanjutan dari semangat DIY dan ekspresi mentah punk.

    Album penting:
    - Rites of Spring – Rites of Spring
    - Diary – Sunny Day Real Estate
    - Dear You – Jawbreaker
    - The Black Parade – My Chemical Romance

    Sumber kredibel:
    - Nothing Feels Good – Andy Greenwald
    - Pitchfork
    - NoEcho.net
    - AllMusic
    Emo punk lahir di pertengahan 1980-an dari rahim hardcore punk Washington D.C. Band seperti Rites of Spring dan Embrace (proyek Ian MacKaye pasca-Minor Threat) mulai memasukkan emosi personal, lirik introspektif, dan dinamika musik yang lebih ekspresif ke dalam hardcore. Ini dikenal sebagai "emocore", meski banyak pelopornya justru menolak label itu. Masuk 1990-an, emo berevolusi jadi lebih melodius lewat band seperti Sunny Day Real Estate, Jawbreaker, dan Texas Is the Reason. Lalu di awal 2000-an, emo meledak ke arus utama dengan band seperti My Chemical Romance, Dashboard Confessional, dan Fall Out Boy, memadukan estetika punk dengan pengaruh pop, post-hardcore, dan fashion gelap-melodramatis. Meski sering disalahpahami sebagai gaya rambut atau tren remaja, emo punk sejatinya adalah lanjutan dari semangat DIY dan ekspresi mentah punk. Album penting: - Rites of Spring – Rites of Spring - Diary – Sunny Day Real Estate - Dear You – Jawbreaker - The Black Parade – My Chemical Romance Sumber kredibel: - Nothing Feels Good – Andy Greenwald - Pitchfork - NoEcho.net - AllMusic
    Like
    Wow
    2
    0 Комментарии 0 Поделились 405 Просмотры
  • New wave muncul akhir 1970-an sebagai evolusi dari punk—lebih rapi, eksperimental, dan ramah radio. Berasal dari Inggris dan AS, genre ini mencampur elemen punk, pop, elektronik, dan art rock. Band seperti Talking Heads, Elvis Costello, dan Blondie jadi pionir awal, membawa energi punk tapi dengan pendekatan lebih cerdas dan gaya yang nyentrik.

    Masuk 1980-an, synthesizer dan drum machine jadi ciri khas. Muncul gelombang band seperti Depeche Mode, The Cure, dan Duran Duran yang menggabungkan visual nyentrik (cocok untuk MTV) dengan musik catchy dan melankolis. New wave juga membuka jalan bagi synth-pop, goth, dan indie pop di dekade berikutnya.

    Lebih dari genre, new wave adalah estetika: warna neon, gaya androgini, dan suara yang futuristik tapi tetap pop.

    Album penting:
    - Remain in Light – Talking Heads
    - Parallel Lines – Blondie
    - Unknown Pleasures – Joy Division (post-punk/new wave crossover)
    - Some Great Reward – Depeche Mode

    Sumber kredibel:
    - Rip It Up and Start Again – Simon Reynolds
    - AllMusic.com
    - BBC: “Synth Britannia”
    - Pitchfork History Series
    New wave muncul akhir 1970-an sebagai evolusi dari punk—lebih rapi, eksperimental, dan ramah radio. Berasal dari Inggris dan AS, genre ini mencampur elemen punk, pop, elektronik, dan art rock. Band seperti Talking Heads, Elvis Costello, dan Blondie jadi pionir awal, membawa energi punk tapi dengan pendekatan lebih cerdas dan gaya yang nyentrik. Masuk 1980-an, synthesizer dan drum machine jadi ciri khas. Muncul gelombang band seperti Depeche Mode, The Cure, dan Duran Duran yang menggabungkan visual nyentrik (cocok untuk MTV) dengan musik catchy dan melankolis. New wave juga membuka jalan bagi synth-pop, goth, dan indie pop di dekade berikutnya. Lebih dari genre, new wave adalah estetika: warna neon, gaya androgini, dan suara yang futuristik tapi tetap pop. Album penting: - Remain in Light – Talking Heads - Parallel Lines – Blondie - Unknown Pleasures – Joy Division (post-punk/new wave crossover) - Some Great Reward – Depeche Mode Sumber kredibel: - Rip It Up and Start Again – Simon Reynolds - AllMusic.com - BBC: “Synth Britannia” - Pitchfork History Series
    Like
    Wow
    2
    0 Комментарии 0 Поделились 460 Просмотры
  • Oi! muncul di akhir 1970-an di Inggris sebagai suara marah kelas pekerja. Dipelopori oleh band seperti Cockney Rejects, Sham 69, dan The 4-Skins, Oi! memadukan semangat mentah punk dengan gaya skinhead—bukan yang rasis, tapi versi awal yang cinta musik Jamaika, sepak bola, dan solidaritas buruh. Nama "Oi!" dipopulerkan oleh jurnalis Garry Bushell, yang melihat ini sebagai “punk untuk orang biasa”, bukan punk art-school.

    Musiknya keras, simpel, anthemik, dan liriknya tentang realita jalanan: kerja, minum, loyalitas, perlawanan. Meski Oi! sempat tercoreng karena disusupi kelompok sayap kanan, banyak band (seperti Angelic Upstarts & The Oppressed) justru anti-fasis dan pro-kiri.

    Oi! kemudian menyebar ke seluruh dunia: Jerman, Jepang, Indonesia, AS. Band seperti Dropkick Murphys dan Booze & Glory mewarisi semangatnya hari ini.

    Album penting:
    - Oi! The Album (kompilasi, 1980)
    - Greatest Hits Vol. 1 – Cockney Rejects
    - Teenage Warning – Angelic Upstarts
    - The Good, the Bad & the 4-Skins – The 4-Skins

    Sumber valid:
    - Garry Bushell – “Time For Action”
    - BBC Docs: “Punk Britannia”
    - LouderThanWar
    - AllMusic
    Oi! muncul di akhir 1970-an di Inggris sebagai suara marah kelas pekerja. Dipelopori oleh band seperti Cockney Rejects, Sham 69, dan The 4-Skins, Oi! memadukan semangat mentah punk dengan gaya skinhead—bukan yang rasis, tapi versi awal yang cinta musik Jamaika, sepak bola, dan solidaritas buruh. Nama "Oi!" dipopulerkan oleh jurnalis Garry Bushell, yang melihat ini sebagai “punk untuk orang biasa”, bukan punk art-school. Musiknya keras, simpel, anthemik, dan liriknya tentang realita jalanan: kerja, minum, loyalitas, perlawanan. Meski Oi! sempat tercoreng karena disusupi kelompok sayap kanan, banyak band (seperti Angelic Upstarts & The Oppressed) justru anti-fasis dan pro-kiri. Oi! kemudian menyebar ke seluruh dunia: Jerman, Jepang, Indonesia, AS. Band seperti Dropkick Murphys dan Booze & Glory mewarisi semangatnya hari ini. Album penting: - Oi! The Album (kompilasi, 1980) - Greatest Hits Vol. 1 – Cockney Rejects - Teenage Warning – Angelic Upstarts - The Good, the Bad & the 4-Skins – The 4-Skins Sumber valid: - Garry Bushell – “Time For Action” - BBC Docs: “Punk Britannia” - LouderThanWar - AllMusic
    Like
    Wow
    2
    0 Комментарии 0 Поделились 342 Просмотры
  • Straight edge lahir dari jantung skena hardcore punk Washington D.C. awal 1980-an. Saat mayoritas punk identik dengan pesta dan kehancuran diri, band Minor Threat malah meneriakkan kebalikan: hidup tanpa alkohol, narkoba, rokok, dan seks bebas. Lagu mereka berjudul "Straight Edge" jadi manifesto tak resmi gerakan ini. Bagi banyak anak muda, ini bukan cuma gaya hidup, tapi bentuk perlawanan terhadap budaya konsumtif dan autodestruktif.

    Gerakan ini berkembang cepat, terutama lewat band-band seperti Youth of Today, Gorilla Biscuits, dan Judge di era 1980-an New York hardcore. Muncul pula varian lebih militan seperti hardline dan vegan straight edge di 90-an. Meski kadang kontroversial karena sikap keras, straight edge tetap jadi bagian penting sejarah punk: bukti bahwa pemberontakan bisa juga berbentuk kontrol diri, bukan kekacauan.

    Album penting:
    - Minor Threat EP – Minor Threat
    - Break Down the Walls – Youth of Today
    - We're Not in This Alone – Youth of Today
    - Bringin' It Down – Judge

    Sumber valid:
    - "American Hardcore" – Steven Blush
    - PunkNews.org
    - LouderSound.com
    - Documentary "Salad Days" (2014)
    Straight edge lahir dari jantung skena hardcore punk Washington D.C. awal 1980-an. Saat mayoritas punk identik dengan pesta dan kehancuran diri, band Minor Threat malah meneriakkan kebalikan: hidup tanpa alkohol, narkoba, rokok, dan seks bebas. Lagu mereka berjudul "Straight Edge" jadi manifesto tak resmi gerakan ini. Bagi banyak anak muda, ini bukan cuma gaya hidup, tapi bentuk perlawanan terhadap budaya konsumtif dan autodestruktif. Gerakan ini berkembang cepat, terutama lewat band-band seperti Youth of Today, Gorilla Biscuits, dan Judge di era 1980-an New York hardcore. Muncul pula varian lebih militan seperti hardline dan vegan straight edge di 90-an. Meski kadang kontroversial karena sikap keras, straight edge tetap jadi bagian penting sejarah punk: bukti bahwa pemberontakan bisa juga berbentuk kontrol diri, bukan kekacauan. Album penting: - Minor Threat EP – Minor Threat - Break Down the Walls – Youth of Today - We're Not in This Alone – Youth of Today - Bringin' It Down – Judge Sumber valid: - "American Hardcore" – Steven Blush - PunkNews.org - LouderSound.com - Documentary "Salad Days" (2014)
    Like
    Wow
    2
    0 Комментарии 0 Поделились 276 Просмотры
Расширенные страницы
MusiXzen https://musixzen.com