• #jazzsabbathlive #live #album
    #jazzsabbathlive #live #album
    WWW.METAL-RULES.COM
    JAZZ SABBATH's First Ever Live Album : Metal-Rules.com
    Jazz Sabbath’s first official live album ‘Jazz Sabbath Live’ will be released on 20 February.The trio, helmed by longtime Black Sabbath/Ozzy Osbourne keys and guitar [...]
    0 Commenti 0 condivisioni 527 Views
  • #helix #metal #scrapmetal
    #helix #metal #scrapmetal
    WWW.METAL-RULES.COM
    Perris Records Announces the Release of HELIX’s "Scrap Metal" on January 23rd. Features Five Unreleased Tracks of Classic 80s HELIX Sound : Metal-Rules.com
    Perris Records announces the release of HELIX’s new full length album “SCRAP METAL” on January 23rd, 2026. The digital singles release dates are December 12th, [...]
    0 Commenti 0 condivisioni 366 Views
  • Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja.

    Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel.

    Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi.

    Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Bayangkan akhir 1980-an, saat gelombang punk rock mendarat di Indonesia lewat band thrash metal seperti Roxx dan Sucker Head di Pid Pub, Jakarta. Anak muda kelas menengah, terinspirasi Green Day dan Blink-182, mulai campur energi kasar punk dengan melodi manis—lahirlah melodic punk. Di Bandung, pionir seperti Rocket Rockers (debut 1997 dengan "Bila Kau Suka") dan Closehead (1997) jadi embrio, meski akarnya sudah ada sejak 1990-an awal. Mereka turunkan distorsi, tambah harmoni vokal, dan bikin lagu catchy soal patah hati remaja. Era 2000-an, scene meledak. Yogyakarta ikut ramai dengan Endank Soekamti ("melodic soekamti" ala mereka), sementara Bali punya Superman Is Dead yang campur reggae-punk. Band seperti Pee Wee Gaskins, Last Child, dan Stand Here Alone bikin pop punk melodic jadi hits festival, dari underground ke YouTube. Komunitas festival independen dan kompilasi album seperti yang direkam di era itu, dorong evolusi—dari raw punk ke sound lebih populer, tapi tetap rebel. Hari ini, melodic punk hidup di Bandung-Yogya, dengan band baru cover klasik dan eksperimen digital. Meski tantangannya banyak, genre ini tetep inspirasi anak muda, bukti punk lokal adaptif dan abadi. Sumber: Radar Banyuwangi (2025), VICE Indonesia (2019), Kompasiana (2024), Blog Zenlik Herman (2013).
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 1K Views
  • - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4]
    - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5]

    Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas
    - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1]
    - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6]

    Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan
    Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4]
    - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4]

    ---

    sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia:

    Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1]

    Awal dan akar punk di Indonesia
    - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock…
    Kutipan:
    1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com
    2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com
    3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com
    4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com
    5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com
    6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    - Tahun 1990‑an, dengan masuknya musik punk/hardcore internasional, generasi muda Indonesia mulai membuat band sendiri, merilis demo secara DIY, membuat fanzine (majalah fotokopi), serta membangun komunitas underground — di Jakarta, Bandung, dan kota‑kota lain. [4] - Punk bukan hanya musik — tapi juga bagian dari gerakan protes budaya/politik. Di masa menuju dan setelah keruntuhan rezim otoriter era Suharto, banyak punker yang mengekspresikan ketidakpuasan lewat lirik, aksi DIY, dan solidaritas underground. [5] 🛠️ Ciri khas: DIY, anti komersial, dan kolektivitas - Karena industri musik mainstream sulit dijangkau — dan punk sering dianggap kontroversial — komunitas punk Indonesia memilih jalur DIY: rekaman sendiri, cetak zine sendiri, gelar gig kecil/kota, barter kaset, tukar info lewat mulut ke mulut. Ini membuat street‑punk / punk underground punya nuansa otentik dan independen. [1] - Dari Sabang sampai Merauke, skena punk berkembang regional: tiap kota bisa punya panggung/punk house sendiri, komunitasnya sendiri, dan gaya lokal-nya sendiri. Itu membuat punk Indonesia bukan sekedar “kopi budaya Barat” — tapi adaptasi yang melebur dengan konteks lokal. [6] 📌 Street‑punk / punk sekarang: terus hidup meskipun tantangan Meski mainstream kadang menolak, penggemar punk tetap eksis. Bahkan hingga dekade 2000‑an, kancah underground terus merilis album/EP/kompilasi secara independen, dengan lirik yang sering kritis sosial/ politik — sebagai suara alternatif di luar arus pop komersial. [4] - Punk Indonesia pun berevolusi — tak melulu soal gitar cepat & teriakan, tapi juga musik berdansa, kolaborasi, integrasi lintas genre. Meski begitu, akar independen & kritik sosial tetap dipertahankan. [4] --- sejarah musik street punk / punk–underground di Indonesia: Sejarah musik street‑punk di Indonesia sesungguhnya bagian dari cerita lebih luas: lahirnya skena punk + hardcore dalam konteks perubahan sosial dan politik negeri. Walau istilah “street punk” (atau “Oi!/punk jalanan”) tak selalu dipakai secara eksplisit, semangatnya — DIY, vokal keras, lirik tentang kelas pekerja, ketidakadilan, perlawanan — jelas tumbuh sejak gelombang pertama punk lokal. [1] 🎯 Awal dan akar punk di Indonesia - Punk datang ke Indonesia lewat cassette / tape / CD bajakan dari Barat — tapi tak langsung melejit. Hingga akhir 1980‑an dan awal 1990‑an, punk di Indonesia masih tersebar tipis, dan kebanyakan remaja mengenal rock… Kutipan: 1. jeremywallach.com: www.jeremywallach.com/wp-content/uploads/2008/09/Living%20the%20Punk%20Lifestyle%20i.pdf?utm_source=chatgpt.com 2. VICE: www.vice.com/en/article/uncovering-origins-punk-rock-indonesia-history/?utm_source=chatgpt.com 3. VICE: www.vice.com/id/article/melacak-jejak-punk-masuk-ke-indonesia/?utm_source=chatgpt.com 4. Bandcamp Daily: daily.bandcamp.com/scene-report/indonesian-punk-diy-guide?utm_source=chatgpt.com 5. The Anarchist Library: theanarchistlibrary.org/library/kevin-dunn-one-punk-s-travel-guide-to-indonesia?utm_source=chatgpt.com 6. SciSpace: scispace.com/pdf/punk-and-the-city-a-history-of-punk-in-bandung-272wtvsg6m.pdf?utm_source=chatgpt.com
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 2K Views
  • Stay together guys...
    Stay together guys...
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 309 Views
  • Yes i'am
    Yes i'am
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 361 Views
  • #nothingelsematter #metallica #legend
    #nothingelsematter #metallica #legend
    0 Commenti 0 condivisioni 443 Views
  • Paket 2 CD britpop > 100rb
    SUPERGRASS + THE BOO RADLEYS
    Used, msh bagus, imported
    Wa: 085692837065
    Paket 2 CD britpop > 100rb SUPERGRASS + THE BOO RADLEYS Used, msh bagus, imported Wa: 085692837065
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 361 Views
  • CD impor (used):
    LEON RUSSELL (rock/white-soul) @ 80rb
    ZZ TOP (blues-rock/AOR) @ 75rb
    Wa: 085692837065

    CD impor (used): LEON RUSSELL (rock/white-soul) @ 80rb ZZ TOP (blues-rock/AOR) @ 75rb Wa: 085692837065
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 589 Views
  • Tentang EDANE
    Edane dibentuk tahun 1991 oleh gitaris legendaris Eet Sjahranie, usai keluar dari Gong 2000. Nama “Edane” singkatan dari “Eet dan kawan-kawan”, dan sejak awal mereka tampil dengan gaya heavy metal yang tajam, rapi, dan modern—berbeda dari mayoritas band rock lokal kala itu. Vokal awal diisi oleh Ecky Lamoh, dan album debut mereka, "The Beast" (1992), langsung...
    Like
    1
    0 Commenti 0 condivisioni 254 Views
MusiXzen https://musixzen.com